Cisplatin adalah agen kemoterapi yang banyak digunakan dan telah menjadi landasan dalam pengobatan onkologi pediatrik selama beberapa dekade karena efektivitasnya dalam tata laksana berbagai jenis kanker. Namun, terlepas dari efektivitasnya, cisplatin memiliki risiko ototoksisitas yang signifikan, yaitu kerusakan telinga dalam yang dapat mengakibatkan gangguan pendengaran permanen. Efek samping ini khususnya mengkhawatirkan pada pasien onkologi pediatrik karena anak-anak lebih rentan terhadap dampak jangka panjang gangguan pendengaran, termasuk keterlambatan bicara, gangguan kognitif, dan gangguan dalam bersosialisasi. Masalah ototoksisitas yang disebabkan oleh cisplatin sangat penting untuk dipahami oleh profesional kesehatan, khususnya yang menangani kasus onkologi pediatrik. Deteksi dini, pencegahan, dan intervensi adalah kunci untuk meminimalkan efek samping terhadap pendengaran anak dan kualitas hidup secara keseluruhan. Selain itu, penelitian baru terus dikembangkan guna menghasilkan strategi baru yang bertujuan untuk menurunkan efek ototoksisitas, yang memberikan harapan untuk terapi yang lebih sesuai dan lebih aman untuk anak.
Tanggal : 04 Nov 2024
Jam : 14:00 - 17:00
Unit kerja penyelenggara : INSTALASI PENINGKATAN KOMPETENSI DAN SIMULASI KLINIK
Lokasi pelatihan : ONLINE
Harga : Rp. 98.500
kuota : 500
Tersedia : 385
Batas waktu pendaftaran : 03 Nov 2024